r repost

Cara dapat uang dari Kompasiana

Tulis artikel di akun Kompasiana milikmu sendiri dan dibayar per artikel yang disetujui. Anggaran pemberi kerja sudah ditahan di escrow sebelum kamu mulai menulis — tidak ada janji bayaran yang menunggu itikad baik.

Kompasiana punya sesuatu yang tidak dimiliki kebanyakan kanal: tulisan panjang di sana bertahan dan terindeks. Satu artikel yang ditulis hari ini masih bisa dibaca orang setahun kemudian lewat pencarian. Itu yang membuat pemberi kerja mau membayar untuk artikel di sana, dan itu juga yang membuat pekerjaannya berbeda dari sekadar mengejar tayangan sesaat.

Cara kerjanya di repost

  1. Cantumkan akun Kompasiana-mu di profil. Ini bukan formalitas — pemeriksa perlu tahu di mana melihat tulisanmu, dan nama akun itulah yang nanti dicocokkan. Tanpa itu, tugas berkanal Kompasiana tidak bisa kamu ambil.
  2. Ambil tugasnya. Bayaran per artikel, sisa slot, dan masa tahannya sudah tertulis sebelum kamu menekan tombolnya. Tidak ada angka yang baru muncul setelah kamu selesai menulis.
  3. Tulis dan terbitkan di akunmu sendiri, ikuti brief, dan tandai sebagai konten berbayar.
  4. Kirim tautannya beserta tangkapan layar bila diminta.
  5. Disetujui → masuk masa tahan → cair sendiri.

Kenapa uangnya sudah ada sebelum kamu menulis

Ini bagian yang paling sering ditanya orang yang pernah dikecewakan klien. Saat pemberi kerja mempublikasikan kampanye, seluruh anggarannya langsung ditahan — bukan dijanjikan, tapi benar-benar dipindahkan ke escrow. Kampanye yang tayang berarti dananya sudah terkunci di sana.

Artinya pertanyaannya bukan lagi "apakah saya akan dibayar", melainkan "apakah tulisan saya memenuhi brief". Itu pertanyaan yang bisa kamu kendalikan sendiri.

Yang membuat artikel ditolak

Penolakan selalu disertai alasan yang bisa kamu baca, dan kamu berhak mengajukan banding satu kali. Banding diputus tim platform — bukan oleh pemberi kerja yang menolakmu.

Butuh berapa lama sampai uangnya bisa ditarik

Setelah disetujui, bayaranmu tidak langsung bisa ditarik: ia masuk masa tahan lebih dulu — untuk artikel biasanya 14 hari. Selama itu tulisanmu harus tetap tayang, dan kami memeriksanya berkala. Kalau masih ada saat masa tahan berakhir, dana pindah sendiri ke saldo yang bisa ditarik.

Masa tahan bukan cara menahan uangmu. Ia yang membuat pemberi kerja berani membayar di muka lewat escrow, karena mereka punya jaminan tulisannya tidak dihapus sehari setelah cair.

Pertanyaan umum

Berapa bayaran satu artikel Kompasiana?

Ditentukan pemberi kerja per kampanye dan selalu tertulis di halaman tugas sebelum kamu mengambilnya — bukan setelah menulis. Yang kamu lihat sudah bersih, dipotong komisi platform.

Apakah butuh akun Kompasiana yang sudah punya banyak pembaca?

Tidak. Tidak ada syarat jumlah pengikut atau pembaca. Yang diperlukan hanya akun Kompasiana yang tercantum di profilmu, supaya pemeriksa tahu di mana melihat tulisannya.

Artikelnya boleh dipakai ulang di blog lain?

Tidak. Setiap tulisan harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan di mana pun. Ini diperiksa saat penilaian, dan tulisan daur ulang ditolak.

Kapan uangnya cair?

Setelah artikel disetujui, bayarannya masuk masa tahan lebih dulu — biasanya 14 hari untuk artikel. Selama itu tulisanmu harus tetap tayang. Setelah masa tahan lewat, dana pindah sendiri ke saldo yang bisa ditarik.

Kenapa artikelnya harus ditandai konten berbayar?

Karena memang dibayar. Menyembunyikannya melanggar aturan pengungkapan dan merugikan pembaca yang mengira itu tulisan tanpa pamrih. Tanda #ads atau kalimat pengungkapan wajib ada di setiap tulisan.

Siap mulai?

Daftar gratis, tanpa syarat jumlah pengikut. Bayaran, sisa slot, dan masa tahan tiap tugas tertulis sebelum kamu mengambilnya.

Baca juga

Nulis artikel dibayar Pekerjaan menulis artikel berbayar untuk blog pribadi, Kompasiana, atau Kaskus. Satu kirim... Apa itu microtask? Microtask adalah pekerjaan kecil yang selesai dalam hitungan menit dan dibayar per hasil,...

Bagian dari RAGH